HALO READERS, JANGAN LUPA +1 SEMUA ENTRI/POST BLOG INI YA ! TERIMAKASIH.

Subscribe via email (Langganan melalui email)

Ketik Alamat Email Anda Jika Ingin Berlangganan Via Email Dengan BLOG Ini..:

Delivered by FeedBurner

Senin, 13 Agustus 2012

'Bourne Legacy' Rajai Box Office


Posisi jawara box office Amerika Serikat yang sempat dihuni "The Dark Knight Rises" selama 3 minggu berturut-turut akhirnya direbut "The Bourne Legacy". Film keempat dari franchise "Bourne" ini berhasil mengalahkan "Dark Knight Rises" dan "The Campaign" di minggu perdana pemutarannya.

Film action yang dibintangi Jeremy Renner itu sukses meraup pendapatan sebesar USD 40,2 juta (sekitar Rp 381 miliar) di peringkat pertama. Sedangkan "The Campaign" yang menghuni posisi kedua meraih penghasilan USD 27,4 juta (sekitar Rp 259 miliar). Di minggu keempat pemutarannya, "Dark Knight Rises" harus puas berada di posisi ketiga dengan pendapatan USD 19,5 juta (sekitar Rp 184 miliar).

"The Bourne Legacy" berkisah tentang usaha pelarian agen dari Operation Outcome, Aaron Cross (Jeremy Renner). Akibat dampak peristiwa "The Bourne Ultimatum", yang disebabkan oleh Jason Bourne, CIA memutuskan untuk menutup Operation Outcome, dan menggantinya dengan Operasi Treadstone. Aaron yang terlanjur dipersiapkan untuk Operation Outcome pun terkena getahnya dan berusaha dibunuh oleh CIA.

Film ini diarahkan oleh sutradara Tony Gilroy dengan diproduseri oleh Frank Marshall, Pat Crowley, Jeffrey Weiner dan Ben Smith. Bintang-bintang yang ikut memeriahkannya antara lain Rachel Weisz, Joan Allen, Albert Finney, Oscar Isaac dan Edward Norton.

Daftar box office minggu ini:
1. "The Bourne Legacy" - USD 40,2 juta (sekitar Rp 381 miliar)
2. "The Campaign" - USD 27,4 juta (sekitar Rp 259 miliar)
3. "The Dark Knight Rises" - USD 19,5 juta (sekitar Rp 184 miliar)
4. "Hope Springs (2012)" - USD 15,6 juta (sekitar Rp 147 miliar)
5. "Diary of a Wimpy Kid: Dog Days" - USD 8,2 juta (sekitar Rp 77 miliar)
6. "Total Recall" - USD 8,1 juta (sekitar Rp 76 miliar)
7. "Ice Age: Continental Drift" - USD 6,7 juta (sekitar Rp 63 miliar)
8. "Ted" - USD 3,2 juta (sekitar Rp 30 miliar)
9. "Step Up Revolution" - USD 2,8 juta (sekitar Rp 26 miliar)
10. "The Watch (2012)" - USD 2,2 juta (sekitar Rp 20 miliar)

Senin, 06 Agustus 2012

Robot NASA 'Curiosity' Berhasil Mendarat di Mars


Umat manusia kembali membuat lompatan besar di luar angkasa untuk menjelajahi lebih jauh palanet di luar Bumi. Robot buatan NASA bernama Curiosity Mars berhasil melakukan pendaratan di planet merah tersebut. Curiosity akhirnya tiba di Mars setelah menempuh jarak sejauh 352 juta mil selama 9 bulan.

Pihak NASA dan publik yang menyaksikan diliputi kegembiraan ketika kendaraan penjelajah Curiosity mengirimkan sinyal telah mendarat di permukaan Mars. Suara tepuk tangan pun bergema di ruangan Jet Propulsion Laboratoruy NASA, Minggu (5/8), saat Curiosity menjejakkan kaki. NASA pun mengumumkan kesuksesan pendaratan lewat akun Twitter-nya maupun akun Curiosty.

"Pendaratan @MarsCuriosity dikonfirmasi," tulis NASA, Senin (6/8), yang diikuti update di akun Curiosity. "Saya mendarat selamat di permukaan Mars. KAWAH GALE. AKU DI TEMPATMU!!! #MSL"

Pendaratan ini sesuai dengan rencana, yakni Minggu (5/8) pukul 01.31 EDT atau Senin (6/8) pukul 12.31 WIB. Tak hanya itu, wahana penjelajah beroda 6 ini juga mengirimkan gambar hitam-putih pertama dari dalam kawah tempat pendaratannya. Gambar tersebut menunjukkan roda Curiosity beserta bayangannya di bawah matahari sore.

Dalam proyek ambisius ini Curiosity diharapkan bisa meneliti molekul yang mendukung kehidupan di Mars. Dari situ dapat dipelajari apakah lingkungan Mars pernah memiliki kondisi yang cocok untuk kehidupan bakteri mikrobial.

Emma Watson Tunda Kuliah Demi Karir


Menggeluti dunia akting bersamaan dengan bersekolah rupanya cukup menyulitkan Emma Watson. Aktris "The Bling Ring" itu pun menyerah setelah selama bertahun-tahun berusaha tetap mengutamakan sekolah. Ia memilih menunda kuliahnya demi mengejar lebih banyak film untuk dibintanginya.

Emma yang merupakan mahasiswi transfer dari Oxford University memutuskan menunda kuliahnya di Brown University, Amerika Serikat, hingga 2013. Penundaan yang direncanakan hingga Januari ini menjadi kedua kalinya setelah pada Maret 2011. Aktris berusia 22 tahun itu dengan terpaksa melakukannya karena kuliah membuatnya tidak bisa berkonsentrasi di dunia hiburan.

"Emma memutuskan cuti satu semester lagi di Brown," ungkap seorang sumber. "Dia bingung dengan tawaran main film dan sejumlah film yang kini sedang dipromosikan. Dia merasa harus menentukan memilih jalan yang mana."

ihak universitas sendiri membenarkan pemeran Hermione Granger di franchise "Harry Potter" itu mengambil cuti kuliah. Namun mereka belum bisa memastikan kapan Emma akan kembali kuliah atau bagaimana ia menebus semester yang ditinggalkannya.

"Rencana Emma adalah untuk melanjutkan studinya pada Januari untuk menyelesaikan semester terakhirnya sebelum lulus," papar juru bicara Emma. "Univeristas Brown sangat fleksibel mengenai jadwal syutingnya."

Kamis, 08 Desember 2011

Menkeu Paling Sibuk Sedunia


Menjadi menteri keuangan di negara sebesar Amerika Serikat (AS) tak pernah mudah. Dalam kondisi perekonomian seperti ini, Timothy Geithner pun menjadi menteri paling sibuk sedunia.

Geithner baru saja tiba di Berlin, Jerman, menjelang KTT Uni Eropa untuk mencari solusi atas krisis utang yang dihadapi kawasan tersebut. Pesan yang dibawanya jelas, bahwa Amerika dan dunia mengamati serta berharap krisis utang ini segera berakhir.

“Penundaan lebih jauh bisa membahayakan perekonomian dunia. Termasuk pemulihan ekonomi yang lamban di Amerika,” ujar Geithner, usai bertemu sejumlah pemimpin Eropa. Ia menyatakan, sejauh ini Amerika menyetujui langkah-langkah Eropa.

Keberadaan Geithner di Eropa diharapkan bisa membantu. Sebab meski baru menjadi menkeu karena ditunjuk Obama, ia setidaknya pernah menghadapi krisis keuangan. Bahkan, Geithner berperan besar dalam mengarahkan anggaran negara.

Termasuk di antaranya, alokasi US$350 miliar dari Program Pemulihan Aset Bermasalah (Troubled Asset Relief Program/TARP) yang merupakan warisan pemerintah sebelumnya. Di akhir tahun pertamanya menjabat, sejak 26 Januari 2009, banyak yang sudah ia hadapi.

Pria asli New Yorkers ini menghabiskan masa kecilnya di berbagai negara. Mulai dari Zimbabwe, Zambia, India hingga Thailand. Ketertarikan terhadap Asia ditunjukkan setelah ia lulus dari Dartmouth College jurusan Government and Asia Studies, pada 1983 lalu.

Dalam proses itu, Geithner membekali dirinya dengan pelajaran Bahasa Mandarin karena harus sekolah di Peking University dan Beijing Normal University. Akhirnya, ia meraih gelar master ekonomi internasional dan East Asia Studiy dari Johns Hopkins University, pada 1985.

Pria yang juga fasih berbahasa Jepang ini, pada awal 1980, pernah mengawasi program microfinance Ford Foundation di Indonesia yang dikembangkan oleh mendian Ann Dunham, ibunda Presiden Barack Obama.

Washington pun melirik karir ekonominya yang luar biasa itu. Ia bekerja di Kissinger Associates selama tiga tahun dan bergabung dengan Divisi Hubungan Internasional Kementerian Keuangan AS sejak 1988. Ia bertugas sebagai atase Kedubes AS di Tokyo.

Pada 1998-2000, pria kelahiran 18 Agustus 1961 ini mengabdi sebagai asisten untuk dua mantan Menkeu AS, Robert Rubin dan Lawrence Summers. Kedua tokoh ekonomi hebat itu menjadi mentornya. Pada 2002, ia sempat meninggalkan kementerian dan bergabung dengan IMF.

Oktober 2003, Geithner ditunjuk sebagai Presiden Bank Sentral AS The Federal Reserve cabang New York. Jabatan bergaji US$398.200 per 2007 itu membuatnya secara otomatis menjadi Wakil Direktur Federal Open Market Comittee.

Saat pemilu AS 4 November 2008 lalu, Geithner memang sudah disebut-sebut sebagai calon menkeu, siapapun presidennya. Tepat pada 24 November tahun yang sama, Obama yang terpilih mengumumkan niatnya untuk mencalonkan Geithner sebagai menkeu.





Legenda Brasil Tutup Usia


Dunia sepakbola kembali berduka. Tak lama kehilangan Gary Speed, kali ini kabar duka datang dari legenda Brasil, Socrates.

Mantan kapten timnas Brasil ini meninggal dunia karena menderita penyakit kanker usus. Socrates pernah menjadi kapten Brasil pada perhelatan Piala Dunia 1982. Sayang, meski berstatus sebagai pemain hebat, Socrates tidak mampu membawa Brasil menjadi jawara Piala Dunia.

Socrates dibawa ke rumah sakit pada hari Jumat (2/12) karena menderita keracunan makanan. Namun, setelah didiagnosa, Socrates menderita kejutan septik sehingga ia harus ditempatkan pada sebuah ventilator dan mesin dialisis. Usaha tim dokter tak mampu menyelamatkan pria 57 tahun itu dan dinyatakan meninggal pada pukul 06.30 waktu setempat.

Seperti dilansir Daily Mail, sebelumnya Socrates sudah pernah masuk rumah sakit sebanyak dua kali pada bulan Agustus dan September tahun ini karena terjadi pendarahan dalam pencernaannya. Hal ini diakibatkan oleh gaya hidup Socrates yang gemar menenggak alkohol ketika dirinya masih aktif sebagai pesepakbola.







Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktop