HALO READERS, JANGAN LUPA +1 SEMUA ENTRI/POST BLOG INI YA ! TERIMAKASIH.

Subscribe via email (Langganan melalui email)

Ketik Alamat Email Anda Jika Ingin Berlangganan Via Email Dengan BLOG Ini..:

Delivered by FeedBurner

Minggu, 04 Desember 2011

Britney Spears Jadi 'Ratu' Google+


Kebintangan Britney Spears belum pudar. Diva yang sudah tidak muda lagi ini menjadi sosok yang paling banyak di-follow atau diikuti di situs jejaring sosial Google+.

Spears pun mengalahkan bos Google, Larry Page yang sebelumnya paling populer. Penyanyi asal Amerika Serikat ini memiliki sekitar 769 ribu follower, mengalahkan Page yang sedikit di belakangnya.

Popularitas Spears di Google+ memang cepat menjulang. Hanya dibutuhkan waktu dua bulan bagi Spears untuk mencapai jumlah follower 100 ribu dan kemudian terus melesat.

Di samping Britney dan Larry Page yang menempati posisi pertama dan kedua dalam jumlah follower di Google+, beberapa selebritis memuncaki daftar sosok yang paling banyak difollow. Berturut-turut di posisi empat sampai lima adalah Snoop Dogg, Mark Zuckerberg dan Tyra Banks.

Google+ sendiri disebut sebut sebagai pesaing berat Facebook. Namun demikian saat ini, trafiknya dikabarkan mengalami penurunan.










Amerika Potong Dana Program Anti Tembakau


Amerika telah memotong pendanaan untuk program pengurangan konsumsi tembakau sebesar 12 persen pada tahun lalu dan 36 persen selama empat tahun terakhir. “Kondisi ini mengancam kemajuan penanganan persoalan tembakau,”demikian bunyi rilis yang Tempo terima dari Wakil Presiden Direktur Komunikasi Campaign for Tobacco Free Kids Vince Willmore melalui surat elektronik pada Jumat, 2 Desember 2011.

Lembaga yang berpusat di Washington DC ini menjelaskan pada tahun fiskal 2012, Amerika mendapatkan pembayaran tembakau negara dan pajak tembakau sebesar US$ 25,6 miliar sejak 1998. Dana sebanyak itu sayangnya tak sebanding dengan dana untuk program pencegahan anak-anak merokok dan membantu orang berhenti merokok sebesar US 456,7 juta atau 1,8 persennya saja. “Ini berartiAmerika menghabiskan kurang dari dua sen dari setiap dolar pendapatan tembakau untuk mengatasi persoalan konsumsi tembakau,” kata Willmore mengutip laporan yang ditulis oleh Koalisi Kesehatan Masyarakat Amerika Serikat.

Komentar pedas juga diungkapkan oleh Nancy Brown, Executive Orgazation American Heart Association, lembaga swadaya masyarakat lain yang tergabung dalam koalisi tersebut. "Pemotongan dana untuk program pencegahan dan penghentian tembakau ini sangat tidak bijaksana dan bodoh" kata Brown. Program-program ini, ujarnya, tidak hanya mengurangi merokok, tetapi juga berkaitan untuk mengurangi biaya perawatan kesehatan akibat konsumsi tembakau yang totalnya hampir $ 100 miliar per tahun. Program pencegahan konsumsi tembakau merupakan investasi cerdas yang dapat menyelamatkan nyawa dan uang.

Rilis ini juga mengatakan, jumlah total yang digunakan Amerika untuk program pencegahan konsumsi tembakau ini merupakan yang terendah sejak 1999, ketika pertama kali Amerika menerima penghasilan dari tembakau yang cukup besar. Dengan kondisi hampir 20 persen orang Amerika masih merokok, laporan itu memperingatkan bahwa kemajuan penanganan konsumsi tembakau sedang bermasalah, “Ini tidak akan terjadi jika negara menaikkan dana untuk program pencegahan dan penghentian konsumsi tembakau,”katanya.

Laporan dari Koalisi Kesehatan Masyarakat Amerika Serikat ini juga menyerukan negara-negara bagian lain untuk meningkatkan pajak tembakau. Bagi negara-negara bagian yang belum melakukannya, agar memberlakukan secara tegas peraturan area bebas rokok di semua tempat, restoran dan bar, tempat kerja.

Lebih lanjut, laporan ini juga meminta pemerintah federal untuk memulai kampanye pencegahan dan penghentian tembakau secara nasional, termasuk kampanye melalui media massa dan dukungan berhenti merokok melalui telepon, seperti yang diusulkan oleh pemerintahan Obama dalam Rencana Aksi Strategis Pengendalian Tembakau.

Laporan yang dibuat oleh Koalisi Kesehatan Masyarakat Amerika Serikat ini berjudul " Janji Yang Tak Terpenuhi untuk Anak-anak Kita: PembayaranTembakau dari 1998 Negara 13 Tahun Kemudian." Laporan itu selanjutnya dirilis oleh Campaign for Tobacco Free Kids, American Heart Association, American Cancer Society Cancer Action Network, American Lung Association, Robert Wood Johnson Foundation dan American for Non Smoker’s right, yang semua bermarkas di negara adikuasa tersebut.

Laporan ini dikeluarkan setiap tahun untuk menilai apakah negara telah memenuhi janji mereka untuk menggunakan dana pembayaran tembakau - diperkirakan akan mencapai $ 246 miliar selama 25 tahun pertama - untuk memerangi konsumsi tembakau. “Laporan ini menunjukkan bahwa negara telah menyia-nyiakan kesempatan yang dihasilkan oleh pembayaran tembakau untuk secara signifikan mengurangi konsumsi tembakau dan menghancurkan rakyat kita," kata Matthew L. Myers, Presiden Direktur Campaign for Tobacco Free Kids.





Persipura Batal Ikut Liga Champions Asia


Persipura Jayapura dipastikan batal mengikuti Liga Champions Asia musim 2012. Tim pemegang juara Liga Super Indonesia 2010/2011 ini hanya berkesempatan bermain di Liga Super dan kemungkinan akan mendapat sanksi turun kasta ke Divisi Utama liga di Indonesia.

“Ya kalau menurut saya, kami sudah batal karena surat Asian Football Confederation (AFC) itu batasnya tanggal 1 Desember kemarin. Itu sangat jelas kami batal ikut,” kata La Sya, Ketua Harian Persipura Jayapura, Sabtu 3 Desember 2011.

Ia menuding Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pimpinan Djohar Arifin Husin telah sengaja menjegal Persipura ke Liga Champions Asia. Sebabnya, klub asuhan Jacksen Tiago itu membelot ikut Liga Super Indonesia musim 2011/2012.

“Ini upaya sengaja. Kenapa begitu, karena kami Persipura bukan Persema atau yang lain. Coba kalau tim lain, PSSI pasti akan bilang biarkan saja mereka ke ISL. Nah, kami punya nilai jual, itulah mengapa PSSI terus mendesak kami kembali ke IPL. Karena kami menolak, akhirnya kami dijegal ke LCA,” kata Sya.

Seperti dirilis PSSI, AFC telah memutuskan klub yang berhak ikut ke LCA menggantikan Persipura adalah jawara Singapura, Tampines Rovers. Ini sekaligus menutup harapan Arema Indonesia bisa naik menggantikan posisi Persipura.

Di LCA, wakil Singapura sudah pernah tampil beberapa kali selain Tampines Rovers. Pada 2009 lalu Singapore Armed Force FC ikut berlaga setelah lolos dari babak play-off mengandaskan PSMS Medan, 2-1. Kala itu PSMS tersingkir dan harus puas bertanding di Piala AFC.

“Kami akan mengambil langkah hukum atas masalah ini. Kami melihatnya ada permainan sejak awal. Kenapa begitu, karena dari semula Persipura yang selalu menginginkan agar PSSI membangun komunikasi dengan semua klub. Kalau tidak ada kebijakan yang salah dari PSSI, tidak akan ada ISL, ini salah PSSI,” ujar dia menegaskan.












Sabtu, 03 Desember 2011

Google Chrome Kini Terbesar Ke-2

Google Chrome, aplikasi desktop Google yang paling banyak dipakai, untuk pertama kalinya menempati posisi kedua sebagai browser atau peramban yang paling sering digunakan di seluruh dunia.

Chrome berhasil menyalip posisi Firefox. Menurut perusahaan analisis web, StatCounter, 25,69 persen pengguna Internet kini berselancar di dunia maya dengan menggunakan Google Chrome.

Internet Explorer masih paling populer dengan jumlah pengguna sebanyak 40,63 persen. Adapun Firefox kini bergeser ke peringkat ketiga sebagai browser terfavorit dengan persentase 25,23 persen.

Bos StatCounter, Aodhan Cullen, menerangkan metode penentuan persentase tersebut. "Yang kami lihat adalah berapa banyak jumlah penggunaan browser, bukan download. Chrome memang banyak dipakai untuk mengunduh, tapi pemakaian untuk berselancar juga sangat tinggi."

Angka statistik didapat berdasarkan total data yang dikumpulkan pada sampel yang melebihi 15 juta page view per bulan. Semua data tersebut dikumpulkan dari jaringan StatCounter, yang berjumlah 3 juta situs di seluruh dunia.

Meski beberapa orang tak terlalu setuju dengan hasil dan metode yang dipakai StatCounter, data tersebut menunjukkan bahwa pengguna IE dan Firefox cenderung menurun. Tak lama lagi popularitas Google Chrome diprediksi bakal melewati IE sebagai browser yang paling sering dipakai.

Keunggulan Chrome dibanding peramban lainnya adalah kecepatan dan fitur pelindung keamanan data pengguna. Adapun Firefox, jika ingin tetap bersaing, harus segera membenahi kelemahan yang paling terasa, yakni pemakaian memori yang besar dan respons yang lambat.












Microsoft dan Komunitas Pengembang

Saat ini sudah ada beberapa pengembang yang memanfaatkan tools untuk mengembangkan Open Source di Microsoft Platforms, di antaranya

http://www.fupei.com dan http://prohukum.com.

Menurut Heriyadi, Microsoft telah bekerja sama dengan pengembang aplikasi Open Source Software (OSS) di Indonesia. “Bagi kami kerja sama ini akan saling menguntungkan, terutama di era cloud seperti saat ini,” kata dia kepada Tempo, Kamis lalu.

Di era cloud, pengembang OSS dapat berfokus pada pengembangan aplikasi. Microsoft tinggal menyediakan platform andal, manajemen yang mudah, dan keamanan yang terjamin.

Selain itu, melalui Microsoft Open Source Interoperability Laboratory, Microsoft menjalankan kerja sama dengan berbagai komunitas.

Proyek tersebut bertujuan membangun jembatan antara Microsoft platform dan proyek Open Source yang ada saat ini. “Ini termasuk menyediakan SDK, source code, dan dokumentasi,” kata Heriyadi.

Di Indonesia Microsoft bekerja sama dengan Universitas Indonesia dalam mengembangkan Microsoft Open Source Interoperability Laboratory.

Kerja sama itu dilakukan dalam bentuk Microsoft Innovation Center, yang merupakan bagian dari program citizenship Microsoft.

Fokus utama Open Source Interoperability Laboratory di Universitas Indonesia adalah mencakup aplikasi Open Source dan platform Windows tanpa batasan pada jenis teknologi yang digunakan.

Fokus awal Open Source Interoperability Laboratory adalah PHP dan Windows, mengingat besarnya komunitas PHP di Indonesia.

Adapun empat aktivitas utama dari Open Source Interoperability Laboratory yakni penelitian mahasiswa, penelitian dosen, kompetisi inovasi, dan kolaborasi industri IT.






Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktop